ceritami
sederhana, mungkin tulisan-tulisan di blog ini akan cukup sederhana dibaca. cerita yang ditulis oleh seorang tami, hingga judul bog ini :"ceritami", -ceritanya tami- yang ditulis berdasarkan apapun yang ia temui selama di perjalanan dan lintasan-lintasan benak dan hatinya yang sedang belajar dirangkai lewat kata. hope, you like it, n i do need your comment for up grade each other... nice, hope it will be nice... thanks a lot...^_^
Selasa, 07 September 2010
untuk wanita cantikku
untuk wanita cantikku,
apa kabarmu mami?...
kalau ada yang bilang "kamu mirip mamamu!"
aku kan berteriak dalam hati "I am the lucky daughter.."
untuk wanita cantikku,
apa kabarmu mamiku sayang?...
kangen... kangen sangat sama belaian sayang mami,
apa lagi kalau aku lagi batuk2.. uhuk, uhuk,
paling senang : dipijit mami!
untuk wanita cantikku :
apa kabar ibuku yang jelita?...
Kangen, sangat...
sangat, kangen...
Kamis, 08 Oktober 2009
do'a istikharah...
“ Ya Allah, sesungguhnya aku memohon petunjuk yang baik dengan pengetahuan Mu. Aku memohon agar diberi kekuatan dengan kekuatanMu. Aku memohon kemurahan yang sangat luas, karena sesungguhnya Engkau berkuasa sedang aku tidak. Engkau Maha mengetahui, sedangkan aku tidak dan Engkau Maha mengetahui segala yang ghaib. Ya Allah jika Engkau mengetahui bahwa perkara ini (………………..)
baik bagiku, bagi agama, bagi kehidupanku saat ini dan masa depan, maka mudahkanlah ia bagiku. Kemudian berkahilah ia bagiku. Sedang apabila Engkau Mengetahui bahwa perkara itu buruk bagiku, bagi agama, dan bagi kehidupanku saat ini dan masa depanku, maka jauhkan ia dariku atau jauhkan aku darinya. Berikan kepadaku kebaikan dimanapun adanya dan jadikanlah aku orang yang ridho dengan pemberianMu itu. “ (HR.Bukhari)
Tiba tiba malam ini saya rindu…
Tiba tiba malam ini saya rindu…
Ya, merindu mereka yang saya cintai keberadaannya atas dasar cinta pada Rabb saya,
Yang Allah telah menakdirkan mereka atas kehadirannya (yang tentunya halal) untuk dicintai atas AsmaNya..
Ya, saya rindu mereka!
Saudara yang hadir, mungkin seperti yang meminta ilmu pada saya. Tapi sesungguhnya… merekalah guru bagi saya.
Saudara yang menyapa, mungkin seperti yang meminta rengkuhan hangat dari saya. Namun sesungguhnya, merekalah yang membuat bara cinta ini semakin menyala.
Tiba-tiba malam ini saya rindu…
Ya, saya sangat rindu saat mereka dengan percayanya menumpahkan semua permasalahan pada saya, tapi sesungguhnya… merekalah yang memberi solusi pada kepingan-kepingan aib yang saya punya.
Saya juga rindu… pada mereka yang sepertinya kian menjauhi saya (kadang saya kurang cerdas menemukan sebabnya), namun sesungguhnya… sayalah yang tidak peka tlah menjauhi mereka karena terlewatnya mereka dari daftar do’a dan silaturahim saya.
Saya sungguh rindu, pada mereka yang dengan lugunya seperti menguraikan kekurangan dirinya pada saya, namun sesungguhnya lewat merekalah saya menyadari bahwa saya masih perlu banyak menambal lubang-lubang dosa.
Ya… saya sangat rindu, pada siapapun yang telah Allah jadikan jalan untuk saya belajar semakin mengerti arti Cinta-Nya.
Senin malam, 23.12, 10 agust 09.